Rabu, 10 Oktober 2012

Penemuan Balon Udara

Kalian pasti masih ingat kan bagaimana pesawat terbang ditemukan? Sebelum pesawat terbang ditemukan oleh Wrigth bersaudara, ternyata manusia sudah bisa terbang menjelajahi langit. Teknologi penerbangan pertama oleh manusia dilakukan menggunakan balon udara. Bagaimanakah awal mula ditemukannya balon udara? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Balon udara dikembangkan oleh Joseph-Michel Montgolfier dan adiknya Jaques-Entiene Montgolfier dari Annonay, Perancis. Montgolfier bersaudara adalah ilmuwan yang hidup pada abad ke-18 dan berasal dari keluarga pembuat kertas. Pada suatu hari mereka memperhatikan bahwa potongan kertas diatas nyala api dapat terbawa asap sampai ke atas cerobong. Mereka menyimpulkan bahwa asap memiliki beberapa unsur yang dapat mengangkat benda naik ke atas.
Percobaan mereka semakin berkembang terus sampai pada bulan Juni 1783, mereka berhasil membuat sebuah balon udara berbentuk oval berukuran 112 kaki yang dipanaskan dengan sebuah tungku. Balon udara ini dapat naik setinggi 1000 kaki. Balon udara ini bukan hanya terbang mengikuti angin, tetapi juga sudah dapat dikendalikan manusia. Balon udara Montgolfier bersaudara bergerak naik ke udara dengan membakar wol dan Jerami dan mampu terbang sejauh 9 km dalam waktu 23 menit.

Pada tanggal 21 November 1783, balon udara  Montgolfier bersaudara berhasil menerbangkan Jean-Francois Pilatre de Rozler, Francois Laurent dan Marquis d'Arlandes di langit Paris. Atas kesuksesan yang mereka raih, kerajaan Prancis melalui Raja Louis XVI memberikan gelar bangsawan secara turun-temurun dengan sebutan de Montgolfier kepada dua bersaudara itu.

Pada tahun1911-1912 ahli fisika dari Austria, V.F. Hess, juga membuat balon udara yang terbang di ketinggian 5 km. Pada 27 Mei 1931, Auguste Piccard dan Paul Kipfer mendesain balon udara dengan memberi tekanan pada kabin agar dapat terbang. Balon udara itu dikembangkan lagi oleh Jean-Felix Piccard dengan menggunakan balon plastik dari rangkaian Potythylene Skyhook yang biasa digunakan Angkatan Udara AS.

Malcom Ross dan Victor Prather pada 5 April 1961 berhasil menerbangkan balon udara setinggi 34.668 meter yang dilepas dari geladak Kapal Induk USS Antietam di Teluk Meksiko. Pada Oktober 1972, Balon Winzen yaitu balon udara berbentuk kubus tanpa awak berhasil terbang sampai ketinggian 51,8 kilometer di Chico, California, AS dan merupakan rekor terbang tertinggi yang dicapai balon udara.

Pada tahun 80-an sampai tahun 90-an balon udara digunakan untuk iklan dengan bentuk-bentuk khusus sesuai jenis produk yang dipesan. Pada abad ke-19, balon udara telah digunakan sebagai sarana rekreasi udara untuk melihat-lihat keindahan alam dan bahkan digunakan militer untuk mengintai dari udara.
Read More ->>

Penemuan Jam Tangan



Pernahkah terbayang olehmu bagaimana orang-orang zaman dahulu mengetahui waktu? Penunjuk waktu/jam mengalami perkembangan dari masa ke masa, dari awal ditemukan hingga kini. Tahukah kamu? Kata jam telah digunakan pada abad ke-14 sekitar 700 tahun yang lalu, yang berasal dari bahasa latin yaitu 'clocca'.



Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini dibuat oleh  seorang ahli Astronomi muslim bernama Ibnu al-Shatir sekitar 3.500 tahun sebelum Masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang.

Sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu, orang Mesir mengukur waktu dan membuat kalender dengan menggunakan obelisk. Pada tahun 1400 SM orang Mesir juga menggunakan jam air yang diberi nama Clepsydra. Jam air paling canggih pertama kali ditemukan di zaman kejayaan Islam yang dibuat oleh Al-Jaziri  pada tahun 1136-1206 yang berbentuk gajah dan bisa menghasilkan suara ditiap jam. Jam astronomi terbesar yang dibuat Al-Jazari disebut Castle Clock, yang dianggap menjadi analog komputer terprogram pertama.

Di dunia Islam, Al-Jazari memang bukan satu-satunya ilmuwan yang menciptakan jam. Banyak ilmuan lain yang juga tercatat telah menemukan beberapa jenis jam. Namun, penemuan jam air yang paling terkenal adalah yang dilakukan oleh Al-Jazari. Sedangkan jam pasir muncul sekitar 1400 Sebelum Masehi, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan Amenhoterp I, berupa bejana kecil berisi air yang memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi meneteskan air.

Untuk jam dengan alat penggerak mekanik, tidak pernah diketahui asal mula ditemukannya. Namun, peralatan itu diduga pertama kali ditemukan dan digunakan di biara-biara sebagai alat panggil para biarawan atau biarawati untuk berdoa agar dapat dibunyikan tepat pada waktunya.

Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada tahun 1300. Lonceng yang berdentang setiap jam, pertama kali ditampilkan oleh lonceng kota Milan tahun 1335 dan lonceng di Katedral Salisbury, London pada tahun 1386. Sedangkan jam yang dikendalikan pegas baru dikuasai peradaban Barat tahun 1430. Masyarakat Inggris mulai membuat arloji pada tahun 1580. Dan sekitar tahun 1525 Peter Henlein, tukang kunci dari Nurnberg, Jerman memperkenalkan jam rumahan dengan diameter10-12,5 cm dan ketebalan7,5 cm.

Akhir abad ke-16, lonceng mulai dibuat tegak dan di awal abad ke-17 mesinnya mulai diberi pembungkus dari kuningan, diperkaya dengan penutup kaca dan jarum penunjuk menit. Tidak hanya itu, mulai tahun 1656 diperkenalkan pula lonceng dengan pemberat dan pendulum bertali pendek yang dibungkus dalam kotak kayu dan bisa digantung didinding.

Pada tahun 1929 mulai diterapkan kristal quartz pada alat pengukur waktu/jam. Jam digital/elektrik pertama kali dibuat oleh perusahaan The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania sekitar tahun 1950. Setelah itu, mulailah bermunculan beberapa merk dan model jam tangan hingga saat ini.
Read More ->>

Penemuan Kapal Selam

Pernahkah kalian melihat kapal selam yang sangat besar sedang mengarungi lautan? Bagaimanakah bentuk kapal selan ketika pertama kali ditemukan? Dan siapa sajakah penemu yang telah berjasa dalam proses perkembangan kapal selam hingga secanggih saat ini? Sejak abad pertengahan, para penemu atau ilmuwan di Eropa sudah mulai memikirkan bagaimana membuat kapal yang dapat menyelam dan timbul lagi dengan usahanya sendiri. Kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk kepentingan peperangan maupun sekedar mengamati kehidupan di dalam laut.

Pada tahun 1465 seorang penemu bernama Keyser dari Nuremberg, Jerman dilaporkan sudah mampu merancang sebuah perahu yang dapat menyelam dalam air. Lalu pada tahun 1578 seorang ahli matematika bernama William Bourne, merancang sebuah kapal yang dilapisi oleh kulit kedap air. Karena waktu itu belum dikenal adanya mesin, maka kapal ini bergerak menggunakan dayung serta dilengkapi dengan tangki-tangki yang dapat diisi air dan di kosongkan lagi agar kapal dapat mengapung. Namun sayangnya rancangan ini tidak diwujudkan secara nyata, melainkan hanya di tuangkan dalam buku Inventions of Devices.

Kemudian pada tahun 1620, Cornelis Drebbel berkebangsaan Jerman, membuat kapal selam yang berbentuk seperti dua perahu yang di susun dan di tutup dengan kulit agar kedap air. Kapal ini berhasil menyelam sedalam 360 sampai 450 cm dengan didayung oleh 12 orang. Lubang-lubang dayungannya juga dibuat sedemikian rupa sehingga tidak kemasukan air.

Pada tahun 1680 Giovanni Alfonso Borelli dari Italia juga merancang kapal selam yang digerakkan dengan dayung dan memakai kantung-kantung pengapung dari kulit kambing. Namun rancangan itu baru terwujud ketika Nethaniel Symons meniru rancangan Borelli pada tahun 1747 dan mengujinya di Sungai Themes. Kapal ini mampu bertahan di dalam air selama 45 menit.

Pada tahun 1775, David Bushnell membuat sebuah kapal selam yang diberi nama Turtle (Penyu). Kapal selam ciptaannya berbentuk seperti telur, dan terbuat dari kayu. Kapal selam yang digerakkan menggunakan mesin uap mulai ditemukan oleh Robert Fulton pada tahun 1799. Kapal yang berukuran 7,4 m dan berbentuk seperti cerutu ini mampu menyelam selama 6 jam dan membawa empat orang awak di dalamnya.



Kapal selam penyu

Pada tahun 1850, Wilhelm Bauer menghasilkan kapal selam bergelar Brandtaucher (Penyelam Api) dan tahun 1855 menghasilkan kapal selam Seateufel (Setan Laut) sepanjang 52 kaki untuk tentara laut imperial Rusia. Pada tahun 1886 diluncurkan sebuah kapal selam buatan Spanyol yang menggunakan dua motor elektrik 30 tenaga kuda. Selanjutnya, Perancis meluncurkan Gymnote (Belut) pada April 1887.

Kapal selam yang lebih maju lagi dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1900. Kapal yang panjangnya 1.590 cm, dijalankan dengan tenaga mesin bensin dan listrik ini diberi nama Holland, sesuai dengan nama penemunya John PG Holland. Karena merupakan bagian peralatan militer, kapal ini dilengkapi dengan persenjataan, di antaranya adalah torpedo. Pada tahun 1906, pihak Jerman mulai menggunakan kapal selam bermesin diesel untuk pergerakan di permukaan air.

Pada tahun 1954, Angkatan Laut Amerika Serikat membuat sejarah baru dengan meluncurkan kapal selam pertama bertenaga nuklir bernama Nautilus. Nautilus pun menjadi kapal selam pertama yang berhasil melintasi Kutub Utara pada tahun 1958. Prestasi lain diukir oleh kapal selam Triton yang berhasil mengarungi seluruh lautan di dunia pada tahun 1960. Kapal ini mampu melintasi jarak sejauh 66.970 km dalam waktu 84 hari saja. Bukan hanya Amerika Serikat, Uni Soviet juga mempunyai sekitar 350 kapal selam, dengan sekitar 60 kapal selam yang dipersenjatai rudal balistik.

Pada tahun 2010 di Barrow-in-Furness di Cumbria, Inggris diluncurkan kapal selam terbesar Inggris di dunia. Kapal selam bernama Ambush ini panjangnya lebih kurang 291 kaki, setara dengan panjang lapangan sepak bola. Kapal selam terbesar ini mampu mengubah air laut menjadi oksigen dan air tawar sehingga mampu mempertahankan 98 kru-nya tetap hidup.

Selain itu, kapal selam ini juga nyaris tak bersuara sehingga tak mudah dideteksi musuh. Sonar dan radar kapal selam Ambush bisa mendeteksi kapal lain yang berjarak 3.000 nautikal mil (5.556 kilometer). Hebatnya lagi, misi kapal selam biasanya hanya 10 minggu, tetapi secara teori kapal selam ini bisa bertahan di dalam air tanpa perlu muncul ke permukaan seumur hidupnya selama 25 tahun. Mesinnya yang bertenaga nuklir bisa menggerakkan kapal dengan kecepatan hingga 20 knot. Saking besarnya, energi nuklirnya dikatakan bisa menghidupi seluruh kota Southampton.
Read More ->>

Penemuan Helikopter





Pernahkah kamu melihat helikopter dengan baling-balingnya yang berputar-putar? Tahukah kamu seperti apa bentuk helikopter ketika pertama kali ditemukan? Sebenarnya, perjalanan helikopter menjadi bentuk yang dikenal pada saat ini memakan kurun waktu yang cukup panjang. Selain itu juga melibatkan banyak penemu yang turut mengembangkan helikopter hingga mencapai bentuk seperti saat ini. Bagaimanakah sejarah ditemukannya helikopter? Yuk kita cari tahu…

Sejak dahulu kala, manusia sudah mempunyai keinginan untuk dapat terbang secara vertikal (ke atas). Penemuan helikopter di awali dengan adanya mainan dari negeri China yang di sebut ”Chinese tops” sekitar tahun 400 SM. Mainan tersebut terbuat dari bulu yang di ikat pada ujung tongkat. Jika tongkat di putar dengan kedua talapak tangan pada posisi ke atas, maka akan menghasilkan gaya angkat, sehingga jika tongkat berbulu tersebut di lepas akan terbang secara vertikal.

Model mainan tersebut kemudian dikembangkan oleh seorang warga negara Rusia bernama Mikhail Lomonosov sekitar tahun 1483, menggunakan gulungan pegas yang ditegangkan. Karena energi yang di lepaskan dari gulungan pegas yang tertegang cukup besar, maka mainan ini dapat terbang mencapai ketinggian yang lumayan.

Pada tahun 1480, seniman Italia bernama Leonardo da Vinci menciptakan desain burung besi berpenggerak mesin mirip baling-baling yang disebut “aerial screw” (sekrup udara) atau “air gyroscope”. Meskipun gagasannya baru dituangkan dalam bentuk sketsa di kanvas, namun idenya sangat menginspirasi bagi pengembangan wahana terbang vertikal. Dan baru berabad-abad kemudian, tepatnya awal abad ke-19, Louis Charles Breguet mencoba mewujudkan mimpi Leonardo da Vinci tersebut.

Pada 1842, seorang insinyur bernama Sir George Cayley mendesain helikopter dengan bentuk yang lebih baik. Helikopter yang diperkenalkannya merupakan gabungan dari bahan kayu, bulu, gabus dan kawat. Meski helikopter rancangannya belum berwujud helikopter yang dapat terbang, konsep helikopternya dipakai oleh Kamov dari Rusia dan Focke dari Jerman.

Sekitar tahun 1878, Enrico berkebangsaan Italia juga membuat model helikopter yang terbang dengan mesin uap. Model ini dilengkapi dengan dua rotor yang saling berlawanan, dan tercatat mampu terbang pada ketinggian lebih dari 40 kaki selama 20 detik.

Helikopter pertama yang dapat lepas landas secara vertikal dibuat oleh Paul Cornu pada 13 November 1907 di Lisieux, Prancis. Struktur helikopter Paul Conru dibuat sangat sederhana, dengan di lengkapi dua rotor yang terpasang pada keliling roda sepeda yang terletak pada ujung-ujung badan helikopter. Helikopter pertama yang menerbangkan manusia adalah helikopter Breguet-Richet, tahun 1907. Helikopter ini terbang di Douai, Perancis pada 29 September 1907. Ini merupakan mesin pertama yang bisa terbang dengan sendirinya membawa seorang pilot secara vertikal sebagai akibat daya angkat sayap putarnya.



Helikopter Paul Cornu pada tahun 1907




Percobaan Breguet memberi inspirasi bagi seorang insinyur Spanyol yakni Juan de la Cierva. Pada tahun 1923, Cierva menciptakan Autogiro yang terbang pertama kali pada 9 Januari 1923. Prinsipnya adalah baling-baling yang bisa naik dan turun sehingga menghasilkan tenaga angkat dan terlihat seperti gerakan sayap.



Sementara helikopter yang sukses terbang pertama kali dilakukan oleh jenis Fock Wulf FW-61 berotor ganda yang didesain oleh Professor Heinrich Focke pada tahun 1933-1934. Helikopter ini melakukan terbang perdananya pada 26 Juni 1936. Helikopter Focke itu sudah mampu melakukan manuver seperti pesawat terbang biasa. Pada Oktober 1930, Corradino D'Ascanio berkebangsaan Italia menciptakan helikopter D’Ascanio dan berhasil menempuh jarak separuh mil pada ketinggian 18 meter selama 8 menit dan 45 detik.


Helikopter D'Ascanio 1930 dan Helikopter Skorsky’s VS-300 (kanan)
Pada September 1939, sebuah helikopter Amerika pertama didesain oleh Igor Skorsky seorang insinyur keturunan Rusia yang lahir di Amerika. Helikopter ini bernama Sikorsky's VS-300, merupakan helikopter pertama yang sukses menggunakan rotor/baling-baling belakang agar pesawat seimbang. Sampai pada tanggal 8 Desember 1941, Igor Sikorsky sukses terbang dengan heli VS-300 yang legendaris. Sikorsky juga merupakan orang yang membuat dan memperbanyak helikopter. Sampai memasuki abad ke-21 ada sekitar 40.000 helikopter buatan Sikorsky terbang diberbagai belahan dunia ini.
Read More ->>

Sejarah Ditemukannya Kulkas



Kalau sekarang kita bisa dengan mudah menyimpan makanan di dalam kulkas (lemari es), tapi bagaimanakah ketika kulkas belum ditemukan? Pernahkah kalian membayangkan bagaimana cara orang-orang terdahulu dalam menyimpan makanan mereka? Pada zaman dahulu kala berabad-abad yang lalu, orang-orang Romawi kuno mengawetkan makanan menggunakan es yang mereka angkut dari puncak gunung.

Sementara di Meksiko, suku Aztek mengawetkan makanan menggunakan salju. Caranya, mereka menggali lubang berukuran besar. Lalu, mereka melapisi bagian dasar dan sekelilingnya dengan bilahan kayu atau jerami. Setelah itu, mereka mengisikan es atau salju ke dalamnya, dan menutupnya lagi dengan jerami. Barulah mereka meletakkan makanan, kemudian menutupnya dengan rapat. Dengan cara ini, bahan makanan jadi lebih awet.

Sedangkan orang-orang zaman dulu di China menggunakan “Tembaga Jian” untuk menyimpan persediaan minuman mereka. Tembaga Jian ini bisa dikatakan sebagai “kulkas” pertama di dunia, yang tentu saja tidak menggunakan listrik. Tembaga ini berbentuk kotak dan memiliki dua lapisan, yaitu lapisan bejana untuk menyimpan botol minuman dan lapisan tembaga.




Pada saat musim panas, es batu diletakkan di antara tembaga dan bejana sehingga botol minuman dalam bejana tetap dingin,  Di musim dingin, benda ini berfungsi sebagai termos, dimana air panas diletakkan diantara tembaga dan bejana sehingga botol minuman dalam bejana dapat dihangatkan.

Pada abad ke- 18 orang-orang Inggris mulai membuat kulkas yang lebih praktis. Namun pada waktu itu lemari es yang berhasil dibuat berukuran sangat besar, terbuat dari besi sehingga menjadi sangat berat.  Pada tahun 1876 seorang ilmuwan asal Jerman bernama Carl Paul Gotfried Von Linde menggagas pembuatan kulkas yang lebih baik. Beberapa tahun kemudian tepatnya pada tahun 1911, oleh General Electric Company gagasan tersebut diwujudkan menjadi sebuah alat pendingin di bawah pimpinan seorang ilmuwan Prancis bernama Abbe Audiffren.
Oh iya, tahukah kamu bahwa kata kulkas merupakan kata dalam bahasa Belanda yaitu koelkast. Kata koelkast ini jadi bisa dikenal oleh masyarakat Indonesia karena pada waktu Belanda menjajah Indonesia, mereka membawa berbagai macam barang termasuk diantaranya adalah kulkas.
Read More ->>

Sejarah ditemukannya Lampu Lalu Lintas

Di tiap perempatan atau pertigaan jalan raya, kamu pasti bisa menemukan lampu lalu lintas yang berfungsi mengatur kendaraan yang sedang melintas. Tapi pernahkah kamu berfikir bagaimana awal mula ditemukannya lampu lalu lintas? Seperti apakah bentuk lampu lalu lintas saat pertama kali ditemukan? Yuk kita cari tahu.


Aturan berlalu lintas sudah berlaku sejak dulu bahkan sebelum ditemukannya kendaraan bermotor. Saat itu, lalu lintas kereta berkuda dan pejalan kaki di atur oleh polisi lalu lintas dengan menggunakan bendera putih dan peluit sebagai alatnya.

Lampu lalu lintas baru mulai dikenal pada tahun 1868 saat kendaraan bermotor sudah mulai banyak digunakan oleh masyarakat. Lampu lalu lintas terpasang pertama kali di London dekat Gedung Parlemen. Hanya saja, saat itu lampu lalu lintas tersebut baru memiliki dua warna, yakni hijau dan merah. Pada Januari 1869 lampu ini meledak dan melukai seorang petugas polisi yang sedang berada di dekatnya. Setelah kejadian tersebut, lampu lalu lintas tidak dipasang lagi.


Garrett Augustus Morgan Penemu Lampu Lalu Lintas
Kemudian seseorang berkebangsaan Amerika Serikat bernama Garrett Augustus Morgan berusaha membuat lampu lalu lintas agar dapat digunakan secara efektif dan juga lebih aman. Penemuannya ini bermula ketika ia melihat suatu tabrakan yang terjadi antara mobil dan kereta kuda. Peristiwa itu terjadi karena pada waktu itu sistem pengaturan lalu lintasnya menggunakan sinyal stop and go. Morgan berfikir bahwa sinyal stop and go memiliki kelemahan besar, yakni tidak adanya jeda waktu bagi pengguna jalan sehingga masih banyak terjadi kecelakaan.

Ia kemudian menciptakan lampu lalu lintas berbentuk seperti huruf T. Lampu ini terdiri dari tiga lampu dengan warna yang berbeda-beda, yaitu sinyal stop (ditandai dengan lampu merah), go (lampu hijau), posisi stop (lampu kuning). Lampu kuning inilah yang memberikan jeda waktu untuk mulai berjalan atau mulai berhenti. Lampu kuning juga memberi kesempatan untuk berhenti dan berjalan secara perlahan.

Pada awal 1912 di Salt Lake City, seorang polisi bernama Lester Wire menemukan lampu lalu lintas pertama di dunia yang dijalankan dengan tenaga listrik. Dua tahun kemudian, hal yang sama dilakukan oleh American Traffic Signal Company, di Cleveland, Ohio. Lampu lalu lintas ini terdiri dari dua warna, merah dan hijau, dan sebuah bel listrik yang berfungsi untuk memberi peringatan jika adanya perubahan nyala lampu.

Pada tahun 1920, seorang petugas polisi bernama William Potts, di Detroit, Michigan menyempurnakan pembuatan lalu lintas dengan tiga warna yang kemudian dikenal sebagai dasar ditemukannya lampu lalu lintas modern yang ada pada saat ini. Lampu lalu lintas pertama yang dioperasikan secara otomatis diperkenalkan pada Maret 1922 di Houston, Texas. Di Inggris, lampu lalu lintas pertama dioperasikan di Wolverhampton pada tahun 1927.

Warna yang paling umum digunakan untuk lampu lalu lintas adalah merah, kuning, dan hijau. Merah menandakan berhenti, kuning menandakan hati-hati, dan hijau menandakan boleh memulai berjalan dengan hati-hati. Biasanya, lampu warna merah mengandung beberapa corak berwarna jingga, dan lampu hijau mengandung beberapa warna biru. Ini dimaksudkan agar orang-orang yang buta warna merah dan hijau dapat mengerti sinyal lampu yang sedang menyala.
Read More ->>

Sejarah Penemuan Mikrofone

Sejarah Ditemukannya Mikrofon
Kamu pasti pernah dong melihat seseorang yang sedang bernyanyi menggunakan alat pengeras suara. Atau jika Kepala Sekolahmu sedang berpidato saat upacara, pasti juga menggunakan alat pengeras suara.
Nah, alat pengeras suara yang digunakan oleh penyanyi dan Kepala Sekolahmu itu disebut Mikrofon. Bentuk mikrofon bisa berbeda-beda, tapi yang umum dipakai bentuknya silinder dengan bagian bawah tumpul dan atasnya bulat.
Sebelumnya, apakah kamu sudah tahu mikrofon itu apa? Mikrofon adalah alat untuk mengubah energi-energi akustik (gelombang suara/bunyi) menjadi tegangan listrik yang akhirnya diubah kembali menjadi gelombang suara melalui speaker.
Dengan menggunakan mikrofon, suara yang kecil bisa terdengar lebih kencang ketika didengar melalui speaker. Oh iya, selain digunakan untuk bernyanyi, mikrofon juga dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, pengudaraan radio serta televisi, dan sebagainya.
Istilah mikrofon berasal dari bahasa Yunani yaitu mikros yang berarti kecil dan fon yang berarti suara atau bunyi. Pada awal penemuannya, mikrofon digunakan pada telepon, kemudian seiring berkembangnya waktu, mikrofon digunakan dalam pemancar radio hingga ke berbagai penggunaan lainnya.
Orang pertama yang mengembangkan mikrofon frase adalah Sir Charles Wheatstone pada tahun 1827. Kemudian pada tahun 1876, Emile Berliner menemukan mikrofon pertama yang digunakan sebagai pemancar suara telepon. Kalian masih ingat kan dengan Thomas Alfa Edison? Nah, dia juga ikut berperan loh, dalam pengembangan mikrofon ini.
Thomas Alfa Edison mengembangkan mikrofon karbon pada bulan Oktober 1876. Selain itu David Edward Hughes juga memiliki peran penting dalam mengembangkan mikrofon karbon pada tahun 1878. Mikrofon karbon ini terus disempurnakan hingga 1920-an.
James West dan Gerhard Sessler juga tercatat berjasa mengembangkan mikrofon elektrik pada tahun 1964. Pada waktu itu, mikrofon elektrik ini harganya lebih murah daripada mikrofon yang diciptakan sebelumnya, sehingga pada saat itu mulai banyak orang yang memiliki mikrofon elektrik ini.
Lalu pada tahun 1970-an, mikrofon dinamik dan mikrofon kondenser mulai dikembangkan. Mikrofon dinamik ini memiliki kepekaan yang tinggi, tidak memerlukan baterai, dan tahan terhadap cuaca lembap. Sedangkan kelebihan dari mikrofon kondensor ialah memiliki kemampuan frekuensi respons . Nah, karena kelebihan-kelebihannya itu, hingga saat ini mikrofon tersebut digunakan dalam dunia penyiaran.
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

About Me