Minggu, 11 Agustus 2013

3 ikan besar tertangkap oleh warga

Susah menentukan tangkapan ikan terbesar di dunia, karena masing-masing jenis punya keistimewaan tersendiri. Bagaimanapun, di bawah ini adalah daftar 7 ikan besar yang pernah tercatat.

1. Ikan Hiu Paus (whale shark)


Ikan hiu jenis ini dilaporkan pernah tertangkap di sekitar laut Mediterania. Dengan panjang 7 meter hewan ini merupakan ikan terbesar di dunia untuk jenis hiu.


2. Ikan Catfish


Ada juga ikan terbesar di dunia untuk jenis catfish. Tertangkap di perairan Thailand,  ikan catfish ini memiliki panjang 2,7 meter. Dan ini adalah rekor ikan catfish terbesar sepanjang sejarah yang pernah di tangkap oleh manusia. Namun sayang ikan raksasa ini mati tidak lama setelah ditangkap, kerena ternyata cukup susah memelihara ikan sebesar ini.


3. Cumi-cumi Raksasa


Sementara ikan terbesar di dunia untuk kelompok cumi-cumi, rekornya dipegang oleh cumi-cumi yang tertangkap di sekitar laut Artik. Cumi-cumi ini memiliki berat 490 kg dengan panjang 6 meter. Ini merupakan cumi-cumi terbesar di dunia yang pernah ditangkap oleh manusia sepanjang sejarah.
Read More ->>

3 ikan besar tertangkap oleh warga


4. Ikan Sea Bass


Ikan Sea Bass terbesar di dunia pernah tertangkap oleh seorang pemancing di sebuah area pemancingan komersial San Quintin di daerah California. Ikan ini memiliki bobot seberat 180 kg. Ikan inipun dinobatkan sebagai ikan terbesar di dunia untuk jenis Sea Bass.


5. Beluga


Umur ikan ini bisa mencapai 180 tahun, dan tubuh ikan ikan bisa terus tumbuh membesar hingga mereka mati. Ikan beluga terbesar yang pernah tertangkap memiliki panjang 30 feet dan berat 6000 pounds. Ikan inipun masuk kedalam ikan terbesar di dunia untuk jenis Beluga.


6. Ikan Pari (Stingray)


Ikan terbesar di dunia selanjutnya dari jenis pari. Tertangkap di perairan Thailand, ikan pari ini memiliki tubuh seberat 253 kg. Dibutuhkan waktu yang lama dan kerja sangat keras ketika orang-orang yang menangkap ikan ini mencoba mengeluarkannya dari dalam air.


7. Ikan Mas (Carp)


Ikan mas pasti sering kita melihatnya, dan ukurannyapun kecil. Namun ikan mas satu ini berukuran raksasa. dengan panjang tubuh 10 feet ikan ini merupak ikan terbesar di dunia untuk jenis Carp (ikan mas). Ikan ini tertangkap di sekitar periaran Asia Tenggara. Demikian beberapa ikan terbesar di dunia untuk jenisnya masing-masing, yang akan datang kami akan mencoba menambahkan jenis-jenis ikan yang lainuntuk memperkaya informasi anda.
Read More ->>

3 ikan besar tertangkap oleh warga


4. Ikan Sea Bass


Ikan Sea Bass terbesar di dunia pernah tertangkap oleh seorang pemancing di sebuah area pemancingan komersial San Quintin di daerah California. Ikan ini memiliki bobot seberat 180 kg. Ikan inipun dinobatkan sebagai ikan terbesar di dunia untuk jenis Sea Bass.


5. Beluga


Umur ikan ini bisa mencapai 180 tahun, dan tubuh ikan ikan bisa terus tumbuh membesar hingga mereka mati. Ikan beluga terbesar yang pernah tertangkap memiliki panjang 30 feet dan berat 6000 pounds. Ikan inipun masuk kedalam ikan terbesar di dunia untuk jenis Beluga.


6. Ikan Pari (Stingray)


Ikan terbesar di dunia selanjutnya dari jenis pari. Tertangkap di perairan Thailand, ikan pari ini memiliki tubuh seberat 253 kg. Dibutuhkan waktu yang lama dan kerja sangat keras ketika orang-orang yang menangkap ikan ini mencoba mengeluarkannya dari dalam air.


7. Ikan Mas (Carp)


Ikan mas pasti sering kita melihatnya, dan ukurannyapun kecil. Namun ikan mas satu ini berukuran raksasa. dengan panjang tubuh 10 feet ikan ini merupak ikan terbesar di dunia untuk jenis Carp (ikan mas). Ikan ini tertangkap di sekitar periaran Asia Tenggara. Demikian beberapa ikan terbesar di dunia untuk jenisnya masing-masing, yang akan datang kami akan mencoba menambahkan jenis-jenis ikan yang lainuntuk memperkaya informasi anda.
Read More ->>

3 ikan besar tertangkap oleh warga

Susah menentukan tangkapan ikan terbesar di dunia, karena masing-masing jenis punya keistimewaan tersendiri. Bagaimanapun, di bawah ini adalah daftar 7 ikan besar yang pernah tercatat.

1. Ikan Hiu Paus (whale shark)


Ikan hiu jenis ini dilaporkan pernah tertangkap di sekitar laut Mediterania. Dengan panjang 7 meter hewan ini merupakan ikan terbesar di dunia untuk jenis hiu.


2. Ikan Catfish


Ada juga ikan terbesar di dunia untuk jenis catfish. Tertangkap di perairan Thailand,  ikan catfish ini memiliki panjang 2,7 meter. Dan ini adalah rekor ikan catfish terbesar sepanjang sejarah yang pernah di tangkap oleh manusia. Namun sayang ikan raksasa ini mati tidak lama setelah ditangkap, kerena ternyata cukup susah memelihara ikan sebesar ini.


3. Cumi-cumi Raksasa


Sementara ikan terbesar di dunia untuk kelompok cumi-cumi, rekornya dipegang oleh cumi-cumi yang tertangkap di sekitar laut Artik. Cumi-cumi ini memiliki berat 490 kg dengan panjang 6 meter. Ini merupakan cumi-cumi terbesar di dunia yang pernah ditangkap oleh manusia sepanjang sejarah.
Read More ->>

3 hal yang paling di takuti manusia

4. Takut Gelap


Kecuali untuk kepentingan tidur, hampir semua manusia yang tidak dalam kondisi tidur akan takut dengan kegelapan. Daerah-daearh gelap juga sering jadi sumber kriminalitas. Ketakutan ini muncul dari ketidakpastian yang dihadapi karena tidak dapat melihat objek di sekitarnya dengan jelas. Ketakutan yang berlebihan terhadap gelap disebut Lygophobia, yaitu ketakutan yang intens terhadap sesuatu yang tidak menimbulkan bahaya secara nyata. Pada banyak kasus, ketakutan ini bercampur dengan ketakutan terhadap hantu atau sosok-sosok mistis lainnya.


5. Takut Jatuh dari Ketinggian


Membayangkan diri sendiri berada di ketinggian sering membuat panik dan takut. Gejalanya antara lain keringat dingin, gemetar dan mual. Ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian disebut Hypsiphobia


6. Takut Kehilangan Orang yang Disayangi


Kebersamaan bersama orang yang disayangi adalah saat-saat yang paling membahagiakan dalam hidup. Ketika tiba saatnya harus mengakhiri kebersamaan tersebut, baik karena perpisahan, perceraian ataupun kematian, banyak orang yang kemudian jatuh sedih hingga depresi. Luangkan banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman yang dicintai. Ketika tiba saatnya harus kehilangan mereka, maka kenangan yang indah akan tetap membuat orang yang ditinggalkan merasa bersemangat menjalani hidup.


7. Takut Miskin


Jika pernah miskin atau tumbuh di lingkungan yang miskin, orang umumnya memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemiskinan. Cara terbaik untuk memerangi kemiskinan adalah dengan mendidik diri sendiri dan mempelajari bagaimana cara mendapatkan uang. Uang memainkan peran sentral dalam kehidupan kita dan layak menjadi perhatian. Namun ada kalanya orang begitu takut jatuh miskin dan kehilangan kekayaan. Ketakutan berlebihan ini disebut Peniaphobia.
 
Read More ->>

3 hal yang paling di takuti manusia

Secara umum, ketakutan-ketakutan yang banyak dialami orang di dunia, berkisar pada hal-hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari, mulai dari hubungan, keluarga, hingga keuangan. Seperti dirangkum dari phobia-fear-release.com, about.com, livestrong.com berikut adalah hal-hal yang paling banyak ditakuti orang.

1. Takut Mati


Takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang. Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian. Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, keduanya merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan yang berlebihan terhadap kematian disebut Thanatofobia.


2. Takut Gagal


Ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirnya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan. Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penurunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.


3. Takut Ditolak


Setiap orang ingin kehadirannya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Beberapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan atau penilaian orang lain terhadap dirinya sendiri. Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Beberapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.
Read More ->>

3 hal yang paling di takuti manusia

Secara umum, ketakutan-ketakutan yang banyak dialami orang di dunia, berkisar pada hal-hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari, mulai dari hubungan, keluarga, hingga keuangan. Seperti dirangkum dari phobia-fear-release.com, about.com, livestrong.com berikut adalah hal-hal yang paling banyak ditakuti orang.

1. Takut Mati


Takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang. Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian. Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, keduanya merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan yang berlebihan terhadap kematian disebut Thanatofobia.


2. Takut Gagal


Ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirnya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan. Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penurunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.


3. Takut Ditolak


Setiap orang ingin kehadirannya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Beberapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan atau penilaian orang lain terhadap dirinya sendiri. Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Beberapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

About Me